KOMPAS.TV – Tidak hanya di ibu kota, kini varian baru corona yang disebut varian Delta juga menyebar di Kudus dan Bangkalan, yang mungkin saja menyebar ke daerah lain pula.

Tentu, ini bukan sebuah prestasi. Harus ditangani dan dicegah agar penyebarannya tidak lagi masif.

Lalu apa bahayanya? Dan jika berkaca kasus serupa di dunia, bagaimana tingkat kesembuhan dari varian baru corona ini?

Corona Delta yang awalnya ditemukan di India disebut menular lebih cepat, meski tidak lebih mematikan.

Untuk itu, semua masyarakat Indonesia diminta perlu benar-benar memperketat penerapan protokol kesehatan di mana pun berada.

Serta juga mempercepat vaksinasi corona demi melindungi diri dari semua varian Covid-19.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

source

By earmpy

45 thoughts on “Waspada Corona Varian Delta yang Disebut Menular Lebih Cepat”
  1. Yg masalah , kalau test nya gratis tentu saja kita mau, tapi kalo rapid sekitaran 200 rb dan itu blm akurat, kalau swap 900 rb, bgamna bisa rakyat harus test dengan bayar sendiri, untuk makan saja susah saat pandemi, apalagi untuk swab PCR yg mahal , mestibya PCR harusnya gratis ,kalo pingin tahu datanya tidak abal2

  2. dar awal sampe skrg terular lbh cpat…. sampe skrg saya aman" aj… dh hampir 2th.. klo mank corona ad saya dh mati… n kalian netizen jg mampos klo ad🤣🤣🤣 saya yg tip har ktm konsumen tanpa masker sampe skrg mash hdup n tak pernah sakit🤣🤣🤣… corona hny konspirasi yg berkuasa…

  3. SEMOGA BUKAN YG TERBURUK YG TERJADI BERSINERGILAH SALING BERBAGI MENGINGATKAN BAHAYANYA C.19 DEMI KESEHATAN KESELAMATAN

    BUANG EGO GOLONGAN DAN PRIBADI DARI PRILAKU BURUK MENCIBIR MENGGUNJING MENCACI MEMBENCI MENYIKAPI PANDEMI KARENA NYAWA TIDAKLAH DATANG KEDUA KALI

    BERSATU PADU SAMAKAN PERSEPSI MELANGKAH MAJU OPTIMIS MELAWAN VANDEMI BUKAN MENGELUH & BERTANYA
    KENAPA BAGAIMANA DIMANA APA SIAPA BERAPA

    MAMPUKAN BERSOLUSI HADAPI KECARUT MARUTAN BILA ITU TERJADI BUKAN SALING EGOIS MENGGUNJING PASTI SEMUANYA MERUGI

  4. WFH 75% kerja untuk di pabrik yg menggunakan mesin itu sulit ….karena 1 mesin harus 4 orang klo ada 1 orang ga masuk ya mesin ga bisa dipakai artinya line stop bapak-ibu…klo mau mending diliburkan saja …misalnya 2 minggu dll …tapi pusing juga itu ngatur nya …yg kerja ga dpt penghasilan karena klo ga masuk ya di ptong gaji …hehehe

  5. sebetulnya lebih diperhatikan lagi di perusahaan2 …atau pabrik2 …karena banyak tempat untuk kerumunan
    1. Ruang Makan
    2. Ruang Meeting
    3. Area Merokok
    4. Tempat Ibadah
    5. Dan area lainnya

  6. keurmunan musiman seperti acara nikahan, pesta, selametan, jenguk orang sakit menyebbkan penularan korona, kalau perumunan biasa seperti pasar, mall, jalanan, virus gk menular.. hmmm

  7. Selama masyarakat susah diatur maka penyebaran akan cepat, masyarakat tdk disiplin, masker abau, jaga jarak abai, cuci tangan abai

  8. Saya sebagai komorbid membela sesama komorbid bahwa sekarang saatnya jujur sama diri sendiri. Saya punya hak menolak rapat pertemuan di ruang tertutup atau harus berdinas ke luar kota (saya berhak memilih apakah saya dimungkinkan menginap, resiko (akomodasi, transportasi, dan kegiatan). Jadi pernah saya dinas dan memilih tidak menginap dengan ongkos lebih besar memang, dan pertemuan outdoor, dan makan minum di area terbuka tdk berhadapan. Jadi saya memang ekstra hati-hati. Saat foto bersama dan berkegiatan saya tetap pakai masker faceshield dan sarung tangan. Tolong para komorbid silakan dicoba tips2 ini. Kita punya hak untuk menerima atau menolak kegiatan dinas. 🙏

  9. Yth. WHO tolong nanti kalau ada varian baru lagi dikasi nama Gamma aja ya…jangan Theta…oh…please saya manusia, Bapak2 WHO dan pakar epidemiologi…🙏

  10. Yesssssss cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan cuan. POKOKNYA CUAN

  11. Masih ada lg gak lbh berbhy lg gak, biar pd plg kampung akhirat, ayo..negara2 pencipta virus penyakit ciptakan lg, kan itu yg kalian mau, kami pulang kamu hdp di dunia sepnjg yg kamu mau, biar sdh wafat kan kalian bs ciptakan nyawa pakai robot, kecuali sdh kiamat, maka tak satupun yg hidup di alam ini. Nanti kadih ingo kg ya produksi penyakit yg kalian akan ciptakan, hiar gak jeluar kamar selaluan mns krn pd mati ketakutan, wafat seblm mati👍👍👍👍👍👍👍👍

  12. oooooooooooooooooooooooowaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaalllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllllaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

  13. Gk heran negara ini..llw soal import…virus aja impor an😀😀
    Nikmati ajalh hidup..prokes…klw emang trvirus tu sdh nasib namanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *